KEKASIH ABADI




KEKASIH ABADI

Disaat malam tiba
Tak ada yang aku tunggu selain datangnya rembulan
Disaat itu munculah keindahan
Nan indah tiada tara
Bersama datangnya malam tak lama
Muncul raja galaksi
Mengusir rembulan
Saat matahari mulai meniggi tak tersa
Mega kuning mulai muncul
Berkeping-keping
Menutup aura bumi tercinta ini
Saat itu tak ada yang lebih indah dari pada
Saya mengenalmu dalam dekapan hidupku
Kau mampu menjadi nur dalam jalanku
Jalan menuju Allah tuhan semesta
Disaat aku melihat wajahmu
Seprti aku melihat wajahku
Senyum manis yang kau curahkan
Adalah bukti kau adalah pembawa kabar bahagia
Hadirnya hayatmu dalam hayatku
Adalah akar dari keharmonisan yang ditunggu
Limpahan kasihmu
Mampu menjadi air madu dalam aliran tubuhku
Aku tak akan pernah melepaskanmu
Sampai nanti kita berjumpa di alam kebahgiaan
Alam disaat kita berjumpa dengan nur ilahi
Dimana kau dan aku akan duduk disinggasana surga
Kau menjadi putri yang tak tertandinngi
Kau wanita yang menjadi sulur dalam tulang dan dagingku
Saat nikmatnya hidup ada
Itulah kau
Saat pahitnya hidup tumbuh
Kaulah pemangkasnya
Dunia taakan terima jika kau lari dari sanubari dalamku
Karena kau terpatri dalam dinding sanubari paling indah dalam hatiku
Saat aku tak berjumpa denganmu
Walau satu detik seaaknan hidup ini tanpa surya kehangat
Tanpa udara pemasok kesejukan
Tanpa air sumber kehidupan
Tanpa sesuap nasi mediator kekuatan

Fatkhuri eL Sobri
Kamar langitan 2.01 wib, 28/04/2016

Komentar