Rindu Sang Muhammad ku

Rindu Muhammad ku

Udara dingin kembali menyerbu disela-sela dinding sekujur tubuh
Saat orang orang masih asik dengan bunga tidurnya
Dan sekarang, adakah seorang yang bisa menolongku 
Tentang rahasia rindu yang 
tak pernah terselesaikan

Oh... Muhammad ku
Rindu ini seperti anak yang kehilangan sebuah kasih sayang

Jauh dari itu,
Rindu ini bak tetesan embun yang menimpa dibebatuan
Sehingga dipuncaknya, batu itu hancur berkeping-keping berantakan
Berserakan dimalam yang penuh kesunyian

Begitukah engkau menghadirkan rindu, kekasihku
Sampai sampai, pemuda dipinggir jalan itu mengataiku dengan sebutan pemuda 'aneh'
Yang suka berdiam diri sambil tersedak sedak dalam sebuah lamunan

Wahai Muhammad ku,
Mana mungkin rindu berada dalam kesesatan.
Sebab rindu tak mengenal apapun
Bagiku rindu harus tersampaikan
Dengan dan oleh cara apapun itu,
Yang penting bisa tersampaikan

Bagaimana bisa aku tak melakukan hal ini,
Manusia mana yang dapat selamat dari rasa sebuah rindu?
Oh... Muhammad ku
Hadirlah dalam mimpi indah
Yang sangat ku impikan


Muhammad Ari Siswanto
Magelang ,18 mei 2020

Komentar