puisi santri putri tentang awal di pesantren


Awan kelabu

Mega merah mulai tercampurkan langit jingga
Mengiringi keberangkatan awal dengan rasa yang gundah
Perlahan namun pasti
Hati kecil ini mulai terisak
Dan yang terjadi
Air mata tak mampu terbendung untuk meneteskan

Ku lambaikan peripisahan dengan menyapa alam
Sesekali ingin sekali ku mengapainya
Dengan keindahan yang selalu menawarkan rasa rindu
Namun ,  angan-angan ini seakan tak bisa terpenuhi

Sekejap rasa pilu ini merundungi didalam qolbu
Melihat…. Semuanya Nampak abu-abu
Asing… dan baru
Dalam keramaian ini diri selalu membisu
Berharap mendung cepat berlalu.
AulapesantrenAlarifiyah
Pekalongan,15 Juli 2020

Komentar